Tidak ada yang paling membingungkan selain mencintai dalam diam.Tak seperti kebanyakan orang,mereka yang dicintai-dalam-diam tak tahu.Tapi ini berbeda,dia tahu,sangat tahu.
Tapi yang kemudian makin membingungkan yaitu "hatiku mencintaimu,hatimu mencintaiku,itu yang kita tahu.Diriku mencintainya,dirimu mencintainya,itu yang orang lain tahu".Bahkan sampai detik ini,semuanya hanya jadi kebingungan.Apa kau nyaman dengan kebingungan ini? Tidakkah kau ingin memberi batas pada waktu,dan kepastian pada kita? Lebih baik kepastian yang pahit,daripada harus selalu memelihara kebingungan ini sepanjang waktu.
Sekarang,semakin banyak hal yang memisahkan kita.Jarak,waktu,tempat.Semakin banyak.Tapi,di ujung keinginan untuk melupakanmu ini,rasa rindu tiba-tiba menghampiri.Aku harus apa? Membunuh dengan tega perasaan rindu ini sepanjang ia merindu? Tahukah kau aku merindukanmu sepanjang waktu?
Aku rindu kamu.Kalaupun ada kata diatas itu yang menjeaskan kedalaman rindu yang paling dalam,aku ingin mengatakannya.Tapi,tidak ada,hanya rindu.
Sedang apa kau? Dimana? Masihkah kau terus berjuang untuk rakyatmu? Masihkah kau menjadi aktivis hey sang penyambung lidah rakyat? Aku bangga padamu.Aku rindu padamu.
Kamis, 12 Maret 2015
Rindu.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar