Jumat, 07 November 2014

Cukuplah rasa diterima itu menjadi syarat

Aku tidak pernah merasa iri dengan geng-geng yang kelihatan kompak,atau mungkin so' kompak,dari tk,sd,smp,sma aku selalu punya sahabat2 yang sangat baik,mau menerima dan memilih untuk selalu bersama saya,menganggap saya sahabat.
Baru saat kuliah aku sedikit merasakan hal itu.
Sekarang aku bukan di toraja,teman2 yang super duper kompak itu sudah saling memilih tujuan masing2 dan tujuan kami berbeda.
Disini,dengan beberapa teman awalnya aku akrab dan ada beberapa yang sangat akrab,namun seiring berjalannya waktu aku yang mulai menjauh,bukan karena sesuatu yang terlalu serius,hanya saja aku tidak nyaman,apa lagi alasan yang lebih kuat dari tidak nyaman? Tidak nyaman berarti kamu tidak menginginkan kehadiran mereka.
Seiring berjalannya waktu pula aku tahu mana yang benar-benar ingin membantu dan mana yang tidak,mana yang menganggap teman dan mana yang tidak.
Mahasiswa-mahasiswa yang terkasih,(heheh)sebenarnya tidak perlu iri sama mereka2 yang buat geng pake nama alay,make couple2an,dan kamu gak dianggep sama mereka,mereka ya mereka kamu yah kamu,hello kamu juga bisa kalo kamu mau,kamu bebas mau milih temen yang mana.mau ngapain sama temen2 kamu.
Jangan dibikin susah,jangan buat hati merasakan iri2 itu,tidak enak.
JANGAN PAKSA MEREKA MENERIMA KITA,CUKUP PERTAHANKAN MEREKA YANG MEMILIH INGIN BERSAMAMU.untuk apa coba maksa2 sama mereka yang emang gak nganggep kalian? Stay happy sama mereka yang mau nerima kalian tanpa syarat kecuali memilih kalian menjadi teman mereka.stay cool sama temen kalian yang slenge'an.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar